Kamis, 26 Juli 2018

Samsung Tiru Keunggulan Blackberry?

Monexnews - Samsung bersiap melebarkan sayap bisnisnya di industri smartphone dengan memasarkan ponsel berorientasi bisnis. Selama ini produsen asal Korea Selatan itu memang ulet menciptakan banyak sekali jenis ponsel canggih, namun segmentasi marketnya hanya terpaku pada konsumen dan belum menjamah pelaku bisnis. Sejak tahun lalu, Samsung melaksanakan riset intensif untuk membuatkan sistem operasi Android yang dijejali aplikasi bisnis sekaligus kondusif dari bahaya cyber.

Pekan ini Samsung memperkenalkan software berjulukan Knox, yang diciptakan untuk melindungi konsumen dari serangan malware. Dengan adanya ponsel dengan software terbaru itu, perusahaan berharap produknya bisa semakin dilirik oleh banyak sekali perusahaan untuk dijadikan perangkat komunikasi wajib. Bidikan utama tertuju pada divisi teknologi isu perusahaan, yang biasanya mengurus soal sistem dan jaringan kerja antar karyawan. Menurut Samsung, banyak korporasi merekomendasikan penggunaan Blackberry untuk kepentingan bisnis alasannya ialah tingkat keamanannya yang tinggi. Kualitas inilah yang ingin mereka terapkan pada ponsel berbasis Knox nantinya.




Untuk membangun sistem yang aman, Samsung menggaet General Dynamics, kontraktor sarana dan prasarana militer Amerika, untuk dijadikan kawan pengujian. General Dynamics nantinya akan menguji daya tahan software dari segala jenis bahaya cyber, sesuai dengan standar keamanan departemen dan lembaga-lembaga pemerintahan. Penggunaan Knox dalam ponsel gres akan diperkenalkan di paruh ke-dua tahun ini, tetapi tidak tertutup kemungkinan penampakannya bisa dilihat pada peluncuran smartphone Galaxy S IV tanggal 14 Maret mendatang.

Samsung memang sedang mengkampanyekan kualitas produknya untuk keperluan bisnis. Beberapa iklan terbaru menawarkan betapa smartphone Galaxy bisa menjalankan banyak sekali kiprah dalam satu waktu. "Kami akan menjadi nomor satu di bisnis enterprise," ujar Tim Wagner, Vice President Enterprise Samsung. Untuk mewujudkan visi tersebut, raksasa Korea itu harus meraih simpati pelaku bisnis Amerika sebelum merambah ke wilayah lain. Dan tentu saja rangkaian produk smartphone Samsung wajib menggoyang reputasi apik Blackberry dalam urusan keamanan software bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar